Pernahkah Anda memilih Rp100.000 sekarang daripada Rp200.000 bulan depan? Itulah Hyperbolic Discounting. Pelajari mengapa kita mendiskon masa depan. Bayangkan seseorang menawari Anda dua pilihan: menerima Rp1.000.000 hari ini, atau menerima Rp1.500.000 satu bulan dari sekarang. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Kebanyakan orang akan memilih Rp1.000.000 hari ini, meskipun secara matematis menunggu satu bulan akan […]
Endowment Effect: Mengapa Kita Menghargai Barang Milik Kita Lebih dari Nilai Sebenarnya
Mengapa Anda sulit menjual barang bekas dengan harga tinggi, sementara pembeli menganggapnya murah? Itulah Endowment Effect. Pelajari tentang bias kepemilikan yang mempengaruhi keputusan ekonomi kita. Bayangkan Anda memiliki sebuah cangkir kopi sederhana yang sudah Anda gunakan setiap pagi selama bertahun-tahun. Bagi Anda, cangkir itu bukan sekadar wadah untuk minum. Ia memiliki kenangan, kenyamanan, dan nilai […]
Planning Fallacy: Mengapa Kita Sering Salah Mengestimasi Waktu dan Biaya
Pernahkah Anda merencanakan proyek selesai dalam 3 hari, tetapi ternyata memakan waktu 3 minggu? Itulah Planning Fallacy. Pelajari cara menghindari jebakan estimasi optimistis yang terlalu berlebihan. Pernahkah Anda mengalami momen di mana Anda merencanakan sebuah proyek akan selesai dalam tiga hari, tetapi kenyataannya memakan waktu tiga minggu? Atau mungkin Anda pernah memperkirakan biaya renovasi rumah […]
Sunk Cost Fallacy: Mengapa Kita Sulit Melepaskan Investasi yang Sudah Terlanjur Dikeluarkan
Pernahkah Anda bertahan di pekerjaan atau hubungan yang buruk hanya karena sudah “terlanjur” banyak berkorban? Itulah Sunk Cost Fallacy. Pelajari cara mengenali dan menghindarinya. Bayangkan Anda membeli tiket bioskop seharga Rp100.000. Setelah menonton selama 20 menit, Anda menyadari bahwa film tersebut sangat membosankan dan tidak layak untuk dilanjutkan. Namun, Anda memutuskan untuk tetap duduk dan […]




